Saturday, August 11, 2012

[kopi dan pasta] Kekasih Sandaran

Saya rasa inilah salah satu tindakan paling hina yang dilakukan oleh manusia, yakni mengambil seseorang untuk dijadikan kekasih sandaran atau backup

Ya, saya pun pernah buat.

Saat wujud walau sehama rasa tidak percaya atau tiang perhubungan mula gugah, kita mula mencari kekasih sandaran. Kekasih just in case.

Ya, kalau dengan A tak berhasil, maka aku masih ada B.

Paling malang, B tidak tahu dan menyayangi kamu sepenuhnya. Seolah kamulah sang syurga. Padahal kamu cuma simpan dia untuk kecemasan.

Hina bukan?

Untuk apa kita lakukan ini? Saya sendiri tidak tahu. Mungkin kerana kita terlalu bodoh untuk komited dan menjadikan perhubungan sedia ada lebih kuat dan erat. Mungkin kerana kita ego dan percaya manis bicara limpah harta elok rupa mampu menambat sesiapa saja.

Kita jadi pembuli cinta. Kita hinggap dan terbang semula tanpa rasa berdosa.

Some people might say, "Hey, I'm just having fun here, dude."

Ya, kalau kedua-duanya sudah jelas sejak garis mula bahawa mereka cuma berkongsi rasa untuk gelak tawa, mungkin sedikit sentuh raba, atau nikmat hidup berdua dan bukan untuk selamanya - maka silakanlah.

Tetapi kalau kamu membiarkan kekasih sandaran kamu dalam keadaan buta, dia gembira atas hubungan kelas kedua, zalim benar.

Some people might say, "We should always have a backup plan, even in relationship."

Yeah, nice one, dimwit. A backup plan is how you can be a better person for your partner when, sometimes, you fucked up. Not to wander around and sprinkle your feelings and promises to others who are genuinely looking for something real in relationship.

Masih belum ingin peduli. Bayangkan satu hari kekasih anda tampil dan berkata, "I'm sorry, honey. My real relationship is actually working out and you're just a backup. So that's that."

Ketika itu tidak ada meme hodoh terbelalak dari 9gag yang mampu menggantikan wajah anda.

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...